Aqiqah Sesuai Syariat

Orang tua dari anak yang lahir hendaknya memperhatikan beberapa hal yang hendaknya dilakukan berkaitan dengan kelahiran anak.

Diantara hal yang sangat penting untuk diperhatiakn terkait dengan kelahiran anak adalah aqiqah.

Pada tulisan ini, kita akan membahas secara singkat beberapa hal terkait dengan aqiqah anak.

Hukum Aqiqah dalam Islam

hukum aqiqah dalam islam

Aqiqah hukumnya sunnah, yakni disunnahkan untuk menyembelih dua ekor domba atau kambing untuk anak laki laki dan satu ekor untuk anak perempuan.

مع الغلامِ عَقيقةٌ، فأَهْريقوا عنه دَمًا، وأَمِيطوا عنه الأذَى

“Setiap bayi yang lahir disetai aqiqahnya, maka alirkanlah darah (sembelihan hewan atas namanya) dan singkirkanlah gangguan darinya (dengan mencukur rambutnya).”

Kemudian di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah bahwa Rasulullah bersabda:

عَنِ الْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ، وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ

“(Potonglah) dua ekor kambing yang sehat untuk bayi laki-laki, dan satu ekor untuk bayi perempuan.” (HR. At-Tirmidzi dan Ahmad)

Selanjutnya, daging aqiqah disunnahkan untuk dimakan sendiri bersama keluarga.

Lalu sebagiannya lagi dijadikan jamuan makan untuk tamu yang daang merayakan kelahiran anak dan sebagian lainnya disedekahkan kepada fakir miskin.

Waktu Aqiqah sesuai Sunnah

Aqiqah untuk anak laki laki ataupun anak perempuan disunnahkan pada hari ke tujuh dari kelahiran anak.

Pada hari ke tujuh, dilakukan penyembelihan hewan aqiqah. Dua kambing untuk anak laki laki dan satu kambing untuk anak perempuan.

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:

كُلُّ غُلَامٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى

“Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ke tujuh, kemudian si anak dicukur rambutnya dan diberi nama”. (HR Abu Dawud : 2455, dishahihkan oleh Imam Al Albani di dalam Irwa’ul Ghalil : 4/386).

Syarat Kambing Aqiqah

Kriteria hewan aqiqah sesuai sunnah Nabi sama dengan kriterian hewan kurban, yaitu berupa kambing yang bebas dari cacat dan kriterian lainnya.

Bila kambing aqiqah tidak memenuhi syarat, maka aqiqah tersebut juga tidak sah.

Kesimpulan

Orang tua yang melakukan aqiqah untuk anak hendaknya memperhatikan hal-hal yang terkait dengan aqiqah tersebut.

Seperti syarat kambing aqiqah, dan juga apa saja sunnah yang mesti dilakukan pada hari aqiqah sang anak.

Tulis Komentar Anda